7 Tips Jika Terpaksa Lewati Jalan Rusak

7 Tips Jika Terpaksa Lewati Jalan Rusak

ilustrasi jalan rusak--

JAKARTA, MOTOREXPERTZ.COM-- Dalam menjalani mobilitas harian, pengguna sepeda motor kerap dihadapkan dengan beragam medan jalan Tidak menutup kemungkinan, jalan yang dilalui tersebut memiliki kondisi yang rusak seperti berlubang, bergelombang, berpasir dan berbatu. 

Kondisi jalan yang rusak itu, tentunya tidak hanya menghambat laju kendaraan, namun juga cukup berisiko untuk dilalui.

BACA JUGA:Fadillah Arbi Aditama Siap Hadapi Seri 2 FIM JuniorGP di Valencia Pekan Ini

Oleh sebab itu, para pengguna sepeda motor sangat direkomendasikan untuk mencari rute jalan yang kondisinya layak untuk dilalui. 

Akan tetapi jika memang terpaksa dan tidak ada pilihan jalur alternatif lainnya, maka pengendara perlu membekali diri dengan pengetahuan safety riding saat hendak melewati jalanan yang rusak tersebut.

“Saat menaiki sepeda motor tidak selamanya pengendara akan melewati permukaan jalan yang mulus, terkadang juga dihadapkan dengan kondisi jalan yang rusak,” ujar Muhammad Arief, Instruktur Yamaha Riding Academy (YRA), PT Yamaha Indonesia Motor Mfg.

BACA JUGA:Intip Deretan Motor Listrik Kymco di PEVS 2023, Ada 3 Prototype!

“Oleh karenanya, beberapa teknik berkendara pun perlu diperhatikan saat melewati jalanan yang rusak tersebut, baik dari segi manajemen kecepatan, postur tubuh, perilaku berkendara, hingga pemanfaatan fitur pada motor untuk meminimalisir terjadinya resiko-resiko yang tidak diinginkan,” jelasnya.

Berikut adalah tips berkendara dari Yamaha Riding Academy terkait hal-hal yang harus diperhatikan saat melewati jalanan yang rusak.

1. Kurangi Kecepatan

Saat hendak melewati jalanan yang rusak, hal pertama yang harus dilakukan oleh pengendara adalah mengurangi laju kecepatan motor (deselarasi). 

BACA JUGA:Volta 401, Motor Listrik Subsidi Terjangkau Mejeng di PEVS 2023

Dengan kecepatan yang rendah, traksi ban akan tetap terjaga dan terhindar dari selip saat melewati jalan rusak. 

Selain itu, ketika ban motor menghantam lubang, guncangan yang dirasakan tidak akan sekuat saat kecepatan motor sedang tinggi. 

Sumber: