Pelanggaran Lalu Lintas di Jakarta Meningkat Usai Tilang Manual Dihilangkan, Kok Bisa?

Pelanggaran Lalu Lintas di Jakarta Meningkat Usai Tilang Manual Dihilangkan, Kok Bisa?

Penambahan sejumlah titik ETLE-IG ilustrasi-

JAKARTA, MOTOREPXERTZ.COM - Kabar mengejutkan usai sistem tilang manual ditiadakan. Sebab, jumlah pelanggar lalu lintas di wilayah DKI Jakarta meningkat, bradsis.

Polisi mengklaim ada peningkatan pelanggaran lalu lintas yang terekam kamera Electronic Traffic Law Enforcement ( ETLE)atau tilang elektronik. 

BACA JUGA:Keren, AHM Gandeng Siswa Ajarkan Keselamatan Berlalu Lintas di IMOS 2022

BACA JUGA:Jangan Ketinggalan, NJS Luncurkan Dua Helm Langsung di IMOS 2022, Intip Harganya!

Hal itu diungkap Kepala Subdirektorat Pembinaan dan Penegakkan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Jhoni Eka Putra.

"Untuk pelanggaran melalui ETLE sedikit terjadi peningkatan," ujarnya kepada wartawan, Kamis, 3 November 2022.

BACA JUGA:Berburu Komponen Otomotif, Aksesoris dan Apparel di IMOS 2022, Ada Apa Aja?

BACA JUGA:Meluncur di IMOS 2022, Ini Spesifikasi dan Harga Yamaha FreeGo 125 Connected

Kendati demikian, peningkatan pelanggaran yang tertangkap pada kamera ETLE tidaklah tinggi. Kata Jhoni, pelanggaran yang paling banyak dilakukan oleh para pengendara adalah tidak memakai sabuk pengaman saat berkendara. 

Ada pula pelanggaran karena bermain telepon genggam. Namun, dia tidak menjawab apakah banyak pelanggaran yang tidak terekam ETLE selama tilang manual ditiadakan.

BACA JUGA:Pertamina Kembali Turunkan Harga Pertamax Series, Ini Daftar Harga Terbarunya!

BACA JUGA:RSV SV300 Tampil Dengan Warna Baru di IMOS 2022, Gratis Visor Iridium!

"(Kebanyakan pelanggar) Sabuk pengaman, traffic light, ganjil-genap, menggunakan HP (handphone)," lanjut Jhoni.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh jajaran Korps Lalu Lintas Polri, untuk tidak menggelar operasi penindakan tilang pengendara secara manual. Hal itu sebagai tindak lanjut arahan Presiden Joko Widodo kepada jajaran Polri, pada 14 Oktober 2022 lalu.

Sumber: motorexpertz