Berhasil Jadi Juara Dunia, Francesco Bagnaia: Ini Tidak Mudah Butuh Kerja Keras

Berhasil Jadi Juara Dunia, Francesco Bagnaia: Ini Tidak Mudah Butuh Kerja Keras

Francesco Bagnaia sukses menjadi juara dunia MotoGP 2022-Instagram/@pecco63-

JAKARTA, MOTOREXPERTZ.COM - Pembalap Lenovo Ducati, Francesco Bagnaia akhirnya sukses mengukuhkan dirinya sebalap juara dunia MotoGP 2022 setelah balapan Valencia ppada Minggu, 6 November 2022.

Dalam balapan yang berlangsung di Sirkuit Ricardo Tormo, Spanyol itu Pecco sapaan akrbabnya berhasil menyelesaikan balapan di urutuan kesembilan. 

BACA JUGA:Mau Punya New Honda CBR250RR? Intip Fitur Unggulannya di Sini

BACA JUGA:Keren, Satlantas Polres Bandung Beri Les Bimbel Gratis Bagi Pemohon SIM!

Akan tetapi, dia masih belum percaya kalau dirinya bisa meraih hasil tersebut. Dia pun merasa bahagia bisa mencetak sejarah bagi Ducati.

"Saya sangat, sangat senang. Dari saat saya melewati garis finis dan melihat papan pit yang bertuliskan Juara Dunia semuanya lebih ringan dan lebih bagus, sungguh menakjubkan. Emosi saya luar biasa saat ini."

BACA JUGA:Catat Jadwal dan Lokasi Samsat Keliling Polda Metro Jaya 7 November 2022

BACA JUGA:Hasil MotoGP Valencia 2022: Alex Rins Kasih Kemenangan Perpisahan Suzuki, Bagnaia Juara Dunia

Saya memiliki perasaan yang sangat baik tentang motor dan semuanya bekerja dengan sempurna. Itu membantu saya melewati hari dengan lebih baik - bahkan jika balapannya tidak mudah. Tapi saya tahu saya bisa melakukannya," ujar Bagnaia.

Murid Valentino Rossi itu megaku sangat bangga dengan dirinya dan tim atas apa yang sudah didapatkannya. Sebab, ini bukan lah hal mudah, Bagnaia harus bekerja keras untuk menjadi juara dunia musim ini.

BACA JUGA:MOTORFEST 2022 Usung Tema Terus Bergerak, Siap Guncang Kota Banyumas

BACA JUGA:Hasil Kualifikasi MotoGP Valencia 2022: Jorge Martin Pole Position, Quartararo dan Bagnaia Kemana?

“Saya sangat bangga dengan tim saya, diri saya sendiri, dan apa yang telah kami capai. Itu luar biasa. Saya melihat banyak air mata kebahagiaan itu membuat saya juga menangis."

"Itu menakjubkan. Ini adalah kemenangan besar. Saya merasakan beban di pundak saya untuk mengembalikan gelar ini kepada tim saya, Ducati dan Italia. Itu tidak mudah," lanjutnya.

Sumber: speedweek